Prinsip Penghantaran Impuls Lewat Sel Saraf dan Sinapsis

Posted on
Kali ini akan dibahas materi mengenai Prinsip Penghantaran Impuls Lewat Sel Saraf dan Sinapsis, Impuls
(rangsangan) yang diterima oleh neuron sensori dihantarkan melalui sel saraf
dan sinapsis. Sinapsis merupakan titik pertemuan antara terminal neuron yang
satu dengan lainnya.
a. Penghantaran Leivat Sel Saraf
Jika tidak ada rangsangan, dikatakan bahwa neuron dalam keadaan istirahat. Muatan
listrik di luar membran neuron adalah positif, sedangkan muatan listrik di
dalam neuron adalah negatif. Keadaan seperti ini disebut juga polarisasi. Jika
neu­ron dirangsang dengan kuat, maka permeabilitas membran akan berubah.
Akibatnya, polarisasi membran berubah, seperti kita lihat pada Gambar 8.4.
 prinsip-penghantaran-impuls-lewat-sel-saraf-dan-sinapsis
polarisasi
mengalami pembalikan di lokasi tertentu. Kemudian proses pembalikan polarisasi
diulang sehingga menyebabkan rantai reaksi. Dengan demikian, impuls berjalan
sepanjang akson. Setelah impuls berlalu, membran neuron memulihkan keadaannya
seperti semula. Selama masa pemulihan ini, impuls tidak bisa melewati neuron
tersebut. Waktu ini disebut periode refraktori.

b.
Penghantaran Lewat Sinapsis

Sinapsis adalah penghubung yang mengendalikan
komunikasi antarneuron.
1) Struktur
Sinapsis
Pada setiap neuron,
aksonnya berakhir pada suatu tonjolan kecil yang disebut tombol sinapsis.
Permukaan membran tombol sinapsis disebut membran pra- sinapsis yang
berfungsi melakukan transmisi rangsangan. Sementara itu, permukaan membran
dendrit dari sel yang dituju disebut membran post-sinapsis yang
berfungsi sebagai penerima transmisi rangsangan. Kedua membran tersebut
dipisahkan oleh celah sinapsis.
Pada sitoplasma tombol
sinapsis (gelembung sinapsis), terdapat neurotrans mitter. Neurotransmitter
merupakan kimia yang dapat menanggapi impuls

elektrik pada neuron dan dapat mentrans- misikan impuls ke neuron berikutnya. Contoh neurotransmitter adalah asetilkolin, dopamin, noradrenalin, dan serotonin. Lihat Gambar 8.5. Asetilkolin terdapat di seluruh sistem saraf; noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatetik; dopamin dan serotonin terdapat di otak. Neurotransmit- ter utama pada mamalia adalah asetilkolin dan noradrenalin.

2) Mekanisme Kerja Sinapsis
Jika impuls tiba di tombol sinapsis, maka akan terjadi peningkatan permea- bilitas membran prasinapsis terhadap ion Ca. Akibatnya, ion Ca masuk dan gelem- bung sinapsis melebur dengan membran pra-sinapsis sambil melepaskan neurotrans­mitter ke celah sinapsis.

Neurotransmitter membawa impuls ke membran post- sinapsis. Setelah menyampaikan impuls, kemudian neurotransmitter dihidrolisis oleh enzim yang dikeluarkan membran post- sinapsis, misalnya enzim asetilkolines- terase. Jika neurotransmitter-nya berupa asetilkolin, maka akan dihidrolisis menjadi kolin dan asam etanoat. Kolin dan asam etanoat ini kemudian disimpan di gelem- bung sinapsis untuk dipergunakan lagi. Lihat Gambar 8.6.

Demikianlah materi mengenai Prinsip Penghantaran Impuls Lewat Sel Saraf dan Sinapsis, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *